Winong – LAZISNU Kecamatan Winong kembali melaksanakan program penyaluran zakat pertanian musim tanam II tahun 2026 kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik) di sejumlah ranting yang tersebar di wilayah Kecamatan Winong.
Kegiatan ini merupakan bentuk pengelolaan dan pendistribusian zakat pertanian yang dihimpun dari para petani dan muzaki yang telah mempercayakan penyalurannya melalui LAZISNU Winong. Dengan semangat amanah dan transparansi, zakat yang terkumpul didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai desa dan ranting NU se-Kecamatan Winong.
Ketua LAZISNU Winong menyampaikan bahwa penyaluran zakat pertanian ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap musim panen sebagai upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pendistribusian yang merata ke berbagai ranting, diharapkan bantuan yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Zakat pertanian bukan hanya menjadi bentuk ketaatan dalam menjalankan syariat Islam, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berupaya agar penyaluran zakat dapat dirasakan manfaatnya oleh mustahik di berbagai ranting di Kecamatan Winong,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk ibadah, zakat pertanian juga memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dana dan bantuan yang diterima diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari serta meringankan beban ekonomi para penerima manfaat.
LAZISNU Winong menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petani serta muzaki yang telah menunaikan zakat pertaniannya melalui lembaga ini. Kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengelolaan zakat secara profesional, amanah, dan tepat sasaran.
Dengan terlaksananya penyaluran zakat pertanian musim tanam II tahun 2026 ini, LAZISNU Winong berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga keberkahan hasil pertanian dapat dirasakan bersama dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.



